Blog Details

TRAINING INCIDENT INVESTIGATION

TRAINING INCIDENT INVESTIGATION

 

1. Pengertian dan Deskripsi Training Incident Investigation

Training Incident Investigation adalah program pelatihan yang dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dalam melakukan investigasi terhadap insiden, kecelakaan kerja, maupun kejadian tidak diinginkan di lingkungan kerja secara sistematis dan profesional. Pelatihan ini membahas metode identifikasi fakta, pengumpulan bukti, analisis akar penyebab (root cause analysis), penyusunan laporan investigasi, hingga rekomendasi tindakan perbaikan dan pencegahan agar insiden serupa tidak terulang kembali. Peserta juga akan mempelajari teknik wawancara saksi, dokumentasi investigasi, penerapan standar keselamatan kerja, serta penggunaan metode analisis seperti Fishbone Diagram, 5 Why Analysis, dan Fault Tree Analysis. Training ini sangat relevan bagi personel HSE, supervisor, manager operasional, maupun tim investigasi perusahaan yang bertanggung jawab terhadap keselamatan kerja dan pengendalian risiko, sehingga mampu meningkatkan budaya keselamatan, kepatuhan terhadap regulasi, dan efektivitas sistem manajemen K3 di perusahaan.

2. Tujuan dan Manfaat Mengikuti Training Incident Investigation

 

  1. Memahami konsep dasar dan pentingnya investigasi insiden dalam penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
  2. Meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi penyebab langsung maupun akar penyebab suatu insiden atau kecelakaan kerja.
  3. Menguasai teknik pengumpulan data dan bukti investigasi secara sistematis dan akurat.
  4. Meningkatkan keterampilan dalam melakukan wawancara saksi dan pihak terkait selama proses investigasi.
  5. Memahami penggunaan metode analisis seperti 5 Why Analysis, Fishbone Diagram, dan Root Cause Analysis.
  6. Meningkatkan kemampuan dalam menyusun laporan investigasi yang lengkap, jelas, dan profesional.
  7. Membantu perusahaan dalam menentukan tindakan perbaikan dan pencegahan agar insiden tidak terulang kembali.
  8. Mendukung peningkatan budaya keselamatan kerja dan kepatuhan terhadap regulasi K3.
  9. Mengurangi potensi kerugian perusahaan akibat kecelakaan kerja, kerusakan aset, dan downtime operasional.
  10. Meningkatkan kompetensi profesional peserta dalam bidang investigasi insiden dan manajemen risiko keselamatan kerja.

3. Outline Materi Training Incident Investigation

1. Pengantar Incident Investigation
1.1 Pengertian dan tujuan investigasi insiden
1.2 Jenis-jenis insiden dan kecelakaan kerja
1.3 Peran investigasi dalam sistem manajemen K3
1.4 Regulasi dan standar terkait investigasi insiden

2. Prinsip Dasar Investigasi Insiden
2.1 Tahapan investigasi insiden
2.2 Identifikasi fakta dan bukti
2.3 Teknik pengumpulan data investigasi
2.4 Dokumentasi lokasi kejadian

3. Teknik Wawancara dan Pengumpulan Informasi
3.1 Teknik wawancara saksi
3.2 Pengumpulan pernyataan dan data pendukung
3.3 Analisis kronologi kejadian
3.4 Validasi informasi investigasi

4. Root Cause Analysis (RCA)
4.1 Konsep root cause analysis
4.2 Metode 5 Why Analysis
4.3 Fishbone Diagram (Ishikawa)
4.4 Fault Tree Analysis (FTA)

5. Analisis Faktor Penyebab Insiden
5.1 Unsafe action dan unsafe condition
5.2 Faktor manusia (human factor)
5.3 Faktor teknis dan operasional
5.4 Faktor organisasi dan manajemen

6. Penyusunan Laporan Investigasi
6.1 Struktur laporan investigasi
6.2 Teknik penulisan laporan profesional
6.3 Penyusunan rekomendasi perbaikan
6.4 Presentasi hasil investigasi

7. Tindakan Perbaikan dan Pencegahan
7.1 Corrective action dan preventive action
7.2 Monitoring implementasi perbaikan
7.3 Evaluasi efektivitas tindakan
7.4 Continuous improvement dalam sistem K3

8. Simulasi dan Studi Kasus Investigasi
8.1 Simulasi investigasi kecelakaan kerja
8.2 Analisis studi kasus industri
8.3 Diskusi hasil investigasi
8.4 Evaluasi dan pembelajaran dari insiden

9. Implementasi Incident Investigation di Perusahaan
9.1 Pembentukan tim investigasi
9.2 Prosedur investigasi internal perusahaan
9.3 Pelaporan kepada pihak terkait
9.4 Pengembangan budaya keselamatan kerja

4. Siapa Saja Peserta yang Membutuhkan Training Incident Investigation

  1. Staff dan officer HSE (Health, Safety, and Environment) yang bertanggung jawab terhadap keselamatan kerja di perusahaan.
  2. Supervisor operasional yang mengawasi aktivitas kerja dan penerapan prosedur keselamatan.
  3. Safety officer dan safety supervisor yang menangani pengendalian risiko serta investigasi kecelakaan kerja.
  4. Manager operasional yang bertanggung jawab terhadap kelancaran dan keamanan proses kerja.
  5. Tim P2K3 (Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di perusahaan.
  6. Engineer dan teknisi yang bekerja di area industri, konstruksi, pertambangan, maupun manufaktur.
  7. Quality control dan quality assurance staff yang terlibat dalam evaluasi proses dan kepatuhan kerja.
  8. Human resource (HR) dan general affair yang menangani kebijakan keselamatan dan disiplin kerja.
  9. Auditor internal sistem manajemen K3 dan ISO yang melakukan evaluasi kepatuhan keselamatan kerja.
  10. Semua personel yang terlibat dalam penanganan insiden, kecelakaan kerja, dan pengelolaan risiko di lingkungan perusahaan.

 

5. Tempat dan Waktu Pelaksanaan Pelatihan Incident Investigation

 

5.1. Tempat Pelatihan Training Incident Investigation

Untuk Anda yang memilih Public Training, kami menyelenggarakan pelatihan di berbagai kota besar di Indonesia maupun luar negeri. Beberapa di antaranya adalah Palembang, Lampung, Batam, Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Magelang, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Balikpapan, Makassar, Manado, hingga Jayapura. Bahkan, kami juga telah membuka kelas di Malaysia, Singapura, Thailand, dan Hongkong.

Kenyamanan dan fokus peserta menjadi prioritas kami. Karena itu, seluruh sesi pelatihan dilaksanakan di hotel berbintang minimal bintang 3, bekerja sama dengan jaringan hotel ternama seperti Santika Indonesia Hotel & Resort, Aston Hotels & Resorts, dan PHM Hospitality. Dengan suasana pelatihan yang nyaman, peserta dapat lebih maksimal menyerap materi dari trainer berpengalaman.

Bagi perusahaan atau instansi yang menginginkan program lebih eksklusif, tersedia pilihan Inhouse Training. Tim kami siap datang ke lokasi Anda di seluruh Indonesia, dengan biaya yang fleksibel sesuai anggaran, jumlah peserta, durasi, serta lokasi pelatihan.

 

5.2. Waktu Pelaksanaan Training Incident Investigation

Program sertifikasi ini dirancang agar efisien sekaligus efektif. Pelatihan biasanya berlangsung selama 2 hari penuh, masing-masing 8 jam per hari, baik untuk sesi tatap muka maupun online. Namun, jadwal tetap fleksibel—bisa menyesuaikan kebutuhan dan ketersediaan peserta. Untuk kemudahan, kami juga menyediakan pilihan tanggal pelaksanaan setiap minggu.

JanuariFebruari MaretApril
16 -17 Januari13 – 14 Februari5 – 6 Maret24 – 25 April
MeiJuniJuliAgustus
21 – 22 Mei11 – 12 Juni16 – 17 Juli20 – 21 Agustus
SeptemberOktober November Desember
17 – 18 September8 – 9 Oktober12 – 13 November17 – 18 Desember

Dengan format yang terstruktur, trainer yang profesional, serta lokasi yang representatif, sertifikasi ini menjadi langkah tepat untuk meningkatkan kompetensi, kredibilitas, dan peluang karir Anda di dunia kerja.

Kami juga memahami bahwa setiap peserta maupun perusahaan memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu, kami menyediakan fleksibilitas penjadwalan. Peserta dapat memilih dari jadwal reguler yang tersedia setiap minggu, atau mengajukan request khusus untuk penyesuaian tanggal maupun durasi pelatihan. Baik dalam bentuk Public Training maupun Inhouse Training, kami siap memfasilitasi agar pelatihan berjalan sesuai kebutuhan Anda, sehingga pembelajaran tetap efektif, nyaman, dan memberikan hasil maksimal.

 

6. Jenis Pelatihan Incident Investigation

Untuk memudahkan peserta, program Training Incident Investigation kami hadir dalam berbagai pilihan yang fleksibel. Ada dua jenis layanan utama yang bisa Anda pilih, yaitu Public Training dan Inhouse Training. Dari masing-masing layanan tersebut, tersedia pula dua metode pelatihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan:

 

6.1. Tatap Muka (In-Class Training)

Peserta mengikuti pelatihan langsung bersama trainer dalam satu ruangan. Kelebihan metode ini adalah interaksi yang lebih intens, diskusi lebih mendalam, serta suasana belajar yang kondusif. Seluruh pelatihan tatap muka kami selenggarakan dengan SOP terbaik, sehingga peserta tetap merasa aman dan nyaman.

6.2. Daring (Online Training)

Bagi peserta yang ingin lebih praktis, tersedia metode pelatihan secara online melalui platform Zoom Meeting. Dengan metode ini, peserta tetap bisa berinteraksi langsung dengan trainer, tanpa perlu datang ke lokasi. Dengan kombinasi tersebut, Anda memiliki 4 pilihan jenis pelatihan:

  1. Public Training Tatap Muka
  2. Public Training Daring (Online)
  3. Inhouse Training Tatap Muka
  4. Inhouse Training Daring (Online)

Fleksibilitas ini memungkinkan Anda memilih format yang paling sesuai dengan waktu, kebutuhan, dan kenyamanan, tanpa mengurangi kualitas pembelajaran maupun hasil sertifikasi.

 

7. Metode Pelatihan Pelita Training 

Agar proses pelatihan berjalan interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami, program Training Incident Investigation ini kami dirancang dengan berbagai metode pembelajaran yang variatif. Setiap metode memiliki tujuan dan manfaat yang saling melengkapi, sehingga peserta bisa mendapatkan pengalaman belajar yang maksimal. Berikut penjelasannya:

  1. Diskusi
    Peserta diajak untuk aktif bertukar pikiran dan pengalaman. Dengan diskusi, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga dapat belajar dari perspektif orang lain.
  2. Coaching
    Trainer memberikan arahan dan bimbingan personal untuk membantu peserta menemukan solusi atas tantangan yang dihadapi, sekaligus mengembangkan keterampilan kepemimpinan sebagai seorang profesional.
  3. Presentasi
    Peserta dilatih untuk menyampaikan ide atau informasi secara jelas dan percaya diri. Keterampilan ini sangat penting bagi peserta saat memimpin sebuah tim dan berinteraksi dengan banyak orang.
  4. Tanya Jawab
    Sesi interaktif ini memberi kesempatan peserta mendiskusikan materi yang belum dipahami, sehingga pembelajaran menjadi lebih mendalam dan relevan dengan kebutuhan.
  5. Brainstorming
    Peserta dilibatkan dalam kegiatan pemecahan masalah secara kreatif, mencari ide-ide baru, serta menemukan solusi praktis yang bisa diterapkan dalam dunia kerja nyata.
  6. Ice Breaking
    Untuk menjaga semangat dan konsentrasi, trainer menyelipkan aktivitas ringan yang menyegarkan suasana. Metode ini membuat suasana pelatihan lebih cair, energik, dan menyenangkan.
  7. Studi Kasus
    Peserta diberikan contoh nyata dari situasi yang sering dihadapi seorang Profesional di tiap bidang terkait. Dari sini, peserta dilatih untuk menganalisis masalah, mengambil keputusan, dan menerapkan strategi yang tepat.

Dengan kombinasi metode pembelajaran tersebut, setiap peserta akan mendapatkan pengalaman belajar yang aktif, praktis, dan aplikatif, sehingga siap menjadi seorang yang profesional dan kompeten.

 

8. Instruktur Pemateri Pelatihan

 

8.1. Belajar Langsung dari Praktisi Berpengalaman

Pelatihan ini dibawakan oleh trainer profesional dan praktisi berpengalaman yang telah lama berkecimpung di dunia training dan sertifikasi. Dengan jam terbang tinggi, mereka tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memahami kondisi nyata di lapangan.

8.2. Materi yang Relevan dan Aplikatif

Setiap pemateri menghadirkan pembelajaran yang praktis, penuh insight, dan langsung dapat diterapkan. Peserta akan mendapatkan tips, strategi, hingga best practice yang terbukti sukses di dunia kerja.

8.3. Pendekatan Personal & Interaktif

Para pemateri tidak hanya “mengajar”, tetapi juga menjadi coach dan mentor yang siap membimbing peserta. Melalui diskusi, studi kasus, hingga simulasi nyata, peserta akan dilatih untuk berpikir kritis, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan sebagai seorang praktisi profesional

8.4. Dibimbing oleh Ahli yang Kredibel

Dengan latar belakang akademis dan pengalaman profesional yang mumpuni, pemateri kami menjamin proses pembelajaran yang bermutu, inspiratif, dan menyenangkan.

 

9. Investasi Pelatihan Pelita Training

Mengikuti program Training dan Pelatihan Incident Investigation adalah sebuah investasi berharga untuk meningkatkan kompetensi dan membuka peluang karir di dunia profesional. Besaran biaya pelatihan tentu dapat menyesuaikan dengan beberapa faktor, seperti durasi pelatihan, jumlah peserta, metode yang dipilih, serta lokasi penyelenggaraan. Berikut adalah gambaran umum anggaran investasi pelatihan:

 

9.1. Pelatihan di Dalam Negeri

  1. Metode Tatap Muka
  • Public Training: mulai dari Rp 4.500.000 – 9.200.000
  • Inhouse Training: mulai dari Rp 1.200.000 per peserta

2. Metode Daring (Online Training)

  • Public Training: mulai dari Rp. 3.750.000
  • Inhouse Training: mulai dari Rp 550.000 per peserta

9.2. Pelatihan di Luar Negeri

  • Malaysia & Thailand: mulai dari Rp 17.000.000
  • Singapura: mulai dari Rp. 18.000.000
  • Hongkong: mulai dari Rp 25.000.000

Selain itu, kami juga membuka peluang penyelenggaraan pelatihan di berbagai negara lain seperti Belanda, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Inggris, Spanyol, dan destinasi internasional lainnya.

 

10. Fasilitas Pelatihan Pelita Training 

PT Pelita Dewantara Educare menyediakan Fasilitas Lengkap Training  yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang nyaman, profesional, dan berkesan. Setiap peserta dapat memilih layanan sesuai kebutuhan, baik Public Training maupun Private Training (tatap muka), dengan fleksibilitas penyesuaian bagi individu, instansi, maupun perusahaan.

Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas eksklusif, antara lain:

  1. 2x Coffee Break + 1 Lunch setiap hari untuk menjaga energi dan konsentrasi.
  2. 2 Hari Pelatihan intensif dengan materi aplikatif dan berbobot.
  3. Bimbingan langsung dari Expert Trainer berpengalaman di bidangnya masing-masing.
  4. Sertifikat resmi pelatihan sebagai bukti kompetensi profesional.
  5. Perlengkapan pelatihan (ATK) untuk mendukung kegiatan belajar.
  6. Backpack eksklusif yang nyaman dan stylish.
  7. Modul pelatihan lengkap (hardcopy & soft copy) agar mudah dipelajari kembali.
  8. Souvenir menarik sebagai kenang-kenangan berharga.
  9. Dokumentasi kegiatan (hardcopy & soft copy) sebagai arsip dan portofolio peserta.
  10. Transportasi selama pelatihan jika dibutuhkan, khusus untuk mendukung mobilitas dengan lebih nyaman.

Dengan fasilitas yang lengkap ini, kami memastikan peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktis, tetapi juga pengalaman berharga yang menunjang perjalanan karier sebagai Karyawan Incident Investigation.

11. Informasi Pendaftaran Training 

Segera ambil kesempatan untuk meningkatkan kompetensi Anda sebagai Karyawan Profesional yang berpengalaman. Dapatkan informasi detail mengenai biaya, jadwal, dan paket pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Hubungi segera Tim Marketing PT Pelita Dewantara Educare di 0812-1115-1138 dan tingkatkan peluang karir terbaik Anda sekarang juga.

Related Posts