Blog Details

TRAINING PARTIAL DISCHARGE

SERTIFIKASI TRAINING PARTIAL DISCHARGE JAKARTA

TRAINING PARTIAL DISCHARGE

1. Pengertian dan Deskripsi Training Partial Discharge

Training Partial Discharge merupakan program pelatihan yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai fenomena partial discharge (PD), metode pengukuran, analisis kondisi peralatan listrik, serta teknik pemantauan untuk mendukung keandalan sistem tenaga listrik. Partial discharge adalah pelepasan listrik lokal yang terjadi pada sebagian sistem isolasi akibat adanya cacat, rongga udara, kontaminasi, degradasi material, atau kondisi abnormal lainnya yang dapat menyebabkan kerusakan peralatan listrik jika tidak terdeteksi sejak dini. Pelatihan ini membahas konsep dasar partial discharge, sumber dan jenis PD, teknik pengujian online maupun offline, interpretasi hasil pengukuran, serta penerapan teknologi monitoring kondisi peralatan tegangan tinggi. Melalui pelatihan ini, peserta akan memperoleh kemampuan untuk melakukan identifikasi dini terhadap potensi kerusakan isolasi, meningkatkan keandalan peralatan listrik, mengurangi risiko gangguan sistem, serta mendukung program predictive maintenance pada lingkungan industri dan utilitas tenaga listrik.

SERTIFIKASI TRAINING PARTIAL DISCHARGE JAKARTA

 

2. Tujuan dan Manfaat Mengikuti Training Partial Discharge

  1. Memahami konsep dasar dan mekanisme terjadinya partial discharge pada sistem isolasi listrik.
  2. Mengenal berbagai jenis partial discharge dan penyebab kemunculannya.
  3. Memahami dampak partial discharge terhadap keandalan peralatan listrik.
  4. Menguasai metode pengukuran dan pengujian partial discharge.
  5. Meningkatkan kemampuan dalam melakukan interpretasi data hasil pengujian PD.
  6. Memahami teknik monitoring kondisi peralatan tegangan tinggi secara online maupun offline.
  7. Meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi potensi kegagalan sistem isolasi sejak dini.
  8. Mendukung penerapan predictive maintenance pada sistem kelistrikan.
  9. Mengurangi risiko gangguan dan kerusakan peralatan listrik yang kritis.
  10. Meningkatkan kompetensi profesional dalam bidang pengujian dan pemeliharaan sistem tenaga listrik.

3. Outline Materi Pelatihan Partial Discharge

1. Dasar-Dasar Partial Discharge

1.1 Pengertian partial discharge
1.2 Prinsip dasar fenomena PD
1.3 Karakteristik pelepasan muatan parsial
1.4 Dampak PD terhadap sistem isolasi

2. Sistem Isolasi pada Peralatan Listrik

2.1 Jenis-jenis material isolasi
2.2 Karakteristik isolasi tegangan tinggi
2.3 Mekanisme degradasi isolasi
2.4 Faktor-faktor yang mempengaruhi umur isolasi

3. Jenis dan Sumber Partial Discharge

3.1 Internal discharge
3.2 Surface discharge
3.3 Corona discharge
3.4 Treeing dan tracking
3.5 Identifikasi sumber PD

4. Metode Pengujian Partial Discharge

4.1 Pengujian online dan offline
4.2 Standar pengujian partial discharge
4.3 Peralatan dan instrumen pengujian
4.4 Teknik pengambilan data PD
4.5 Kalibrasi sistem pengukuran

5. Pengukuran dan Analisis Data PD

5.1 Parameter pengukuran partial discharge
5.2 Pulse analysis
5.3 Phase Resolved Partial Discharge (PRPD)
5.4 Interpretasi pola PD
5.5 Evaluasi kondisi isolasi

6. Monitoring Kondisi Peralatan Tegangan Tinggi

6.1 Monitoring transformator
6.2 Monitoring generator
6.3 Monitoring motor tegangan tinggi
6.4 Monitoring switchgear dan kabel daya
6.5 Sistem monitoring berkelanjutan

7. Diagnostik dan Evaluasi Kondisi Peralatan

7.1 Penilaian tingkat risiko kerusakan
7.2 Analisis tren partial discharge
7.3 Penentuan prioritas pemeliharaan
7.4 Pengambilan keputusan berdasarkan data PD

8. Predictive Maintenance Berbasis Partial Discharge

8.1 Konsep predictive maintenance
8.2 Integrasi PD dengan condition monitoring
8.3 Perencanaan pemeliharaan berbasis kondisi
8.4 Strategi peningkatan keandalan aset listrik

9. Keselamatan Kerja dalam Pengujian Tegangan Tinggi

9.1 Identifikasi bahaya pengujian listrik
9.2 Standar keselamatan kerja kelistrikan
9.3 Penggunaan alat pelindung diri (APD)
9.4 Prosedur kerja aman pada pengujian PD

10. Studi Kasus dan Praktikum

10.1 Pengoperasian alat ukur partial discharge
10.2 Analisis data hasil pengujian PD
10.3 Diagnostik kondisi peralatan listrik
10.4 Evaluasi kasus kerusakan akibat partial discharge
10.5 Penyusunan rekomendasi tindakan pemeliharaan

 

4. Siapa Saja Peserta yang Membutuhkan Training Partial Discharge

Peserta yang membutuhkan Training Partial Discharge :

  1. Electrical Engineer yang menangani sistem tenaga listrik.
  2. Maintenance Engineer dan Maintenance Supervisor.
  3. Reliability Engineer.
  4. Teknisi pemeliharaan peralatan listrik tegangan tinggi.
  5. Engineer dan teknisi pembangkit listrik.
  6. Engineer distribusi dan transmisi tenaga listrik.
  7. Personel utility dan perusahaan penyedia tenaga listrik.
  8. Teknisi pengujian dan inspeksi peralatan listrik.
  9. Asset Management Engineer.
  10. Inspector dan Quality Assurance Engineer bidang kelistrikan.
  11. Konsultan sistem tenaga listrik.
  12. Akademisi dan peneliti di bidang teknik elektro.
  13. Profesional yang terlibat dalam program condition monitoring dan predictive maintenance.
  14. Siapa saja yang ingin meningkatkan kompetensi dalam pengujian, analisis, dan monitoring partial discharge pada sistem tenaga listrik.

 

5. Tempat dan Waktu Pelaksanaan Pelatihan Partial Discharge

 

5.1. Tempat Pelatihan Training Partial Discharge

Untuk Anda yang memilih Public Training, kami menyelenggarakan pelatihan di berbagai kota besar di Indonesia maupun luar negeri. Beberapa di antaranya adalah Palembang, Lampung, Batam, Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Magelang, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Balikpapan, Makassar, Manado, hingga Jayapura. Bahkan, kami juga telah membuka kelas di Malaysia, Singapura, Thailand, dan Hongkong.

Kenyamanan dan fokus peserta menjadi prioritas kami. Karena itu, seluruh sesi pelatihan dilaksanakan di hotel berbintang minimal bintang 3, bekerja sama dengan jaringan hotel ternama seperti Santika Indonesia Hotel & Resort, Aston Hotels & Resorts, dan PHM Hospitality. Dengan suasana pelatihan yang nyaman, peserta dapat lebih maksimal menyerap materi dari trainer berpengalaman.

Bagi perusahaan atau instansi yang menginginkan program lebih eksklusif, tersedia pilihan Inhouse Training. Tim kami siap datang ke lokasi Anda di seluruh Indonesia, dengan biaya yang fleksibel sesuai anggaran, jumlah peserta, durasi, serta lokasi pelatihan.

 

5.2. Waktu Pelaksanaan Training Partial Discharge

Program sertifikasi ini dirancang agar efisien sekaligus efektif. Pelatihan biasanya berlangsung selama 2 hari penuh, masing-masing 8 jam per hari, baik untuk sesi tatap muka maupun online. Namun, jadwal tetap fleksibel—bisa menyesuaikan kebutuhan dan ketersediaan peserta. Untuk kemudahan, kami juga menyediakan pilihan tanggal pelaksanaan setiap minggu.

JanuariFebruari MaretApril
16 -17 Januari13 – 14 Februari5 – 6 Maret24 – 25 April
MeiJuniJuliAgustus
21 – 22 Mei11 – 12 Juni16 – 17 Juli20 – 21 Agustus
SeptemberOktober November Desember
17 – 18 September8 – 9 Oktober12 – 13 November17 – 18 Desember

Dengan format yang terstruktur, trainer yang profesional, serta lokasi yang representatif, sertifikasi ini menjadi langkah tepat untuk meningkatkan kompetensi, kredibilitas, dan peluang karir Anda di dunia kerja.

Kami juga memahami bahwa setiap peserta maupun perusahaan memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu, kami menyediakan fleksibilitas penjadwalan. Peserta dapat memilih dari jadwal reguler yang tersedia setiap minggu, atau mengajukan request khusus untuk penyesuaian tanggal maupun durasi pelatihan. Baik dalam bentuk Public Training maupun Inhouse Training, kami siap memfasilitasi agar pelatihan berjalan sesuai kebutuhan Anda, sehingga pembelajaran tetap efektif, nyaman, dan memberikan hasil maksimal.

 

6. Jenis Pelatihan Partial Discharge

Untuk memudahkan peserta, program Training Partial Discharge kami hadir dalam berbagai pilihan yang fleksibel. Ada dua jenis layanan utama yang bisa Anda pilih, yaitu Public Training dan Inhouse Training. Dari masing-masing layanan tersebut, tersedia pula dua metode pelatihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan:

 

6.1. Tatap Muka (In-Class Training)

Peserta mengikuti pelatihan langsung bersama trainer dalam satu ruangan. Kelebihan metode ini adalah interaksi yang lebih intens, diskusi lebih mendalam, serta suasana belajar yang kondusif. Seluruh pelatihan tatap muka kami selenggarakan dengan SOP terbaik, sehingga peserta tetap merasa aman dan nyaman.

6.2. Daring (Online Training)

Bagi peserta yang ingin lebih praktis, tersedia metode pelatihan secara online melalui platform Zoom Meeting. Dengan metode ini, peserta tetap bisa berinteraksi langsung dengan trainer, tanpa perlu datang ke lokasi. Dengan kombinasi tersebut, Anda memiliki 4 pilihan jenis pelatihan:

  1. Public Training Tatap Muka
  2. Public Training Daring (Online)
  3. Inhouse Training Tatap Muka
  4. Inhouse Training Daring (Online)

Fleksibilitas ini memungkinkan Anda memilih format yang paling sesuai dengan waktu, kebutuhan, dan kenyamanan, tanpa mengurangi kualitas pembelajaran maupun hasil sertifikasi.

 

7. Metode Pelatihan Pelita Training 

Agar proses pelatihan berjalan interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami, program Training Partial Discharge ini kami dirancang dengan berbagai metode pembelajaran yang variatif. Setiap metode memiliki tujuan dan manfaat yang saling melengkapi, sehingga peserta bisa mendapatkan pengalaman belajar yang maksimal. Berikut penjelasannya:

  1. Diskusi
    Peserta diajak untuk aktif bertukar pikiran dan pengalaman. Dengan diskusi, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga dapat belajar dari perspektif orang lain.
  2. Coaching
    Trainer memberikan arahan dan bimbingan personal untuk membantu peserta menemukan solusi atas tantangan yang dihadapi, sekaligus mengembangkan keterampilan kepemimpinan sebagai seorang profesional.
  3. Presentasi
    Peserta dilatih untuk menyampaikan ide atau informasi secara jelas dan percaya diri. Keterampilan ini sangat penting bagi peserta saat memimpin sebuah tim dan berinteraksi dengan banyak orang.
  4. Tanya Jawab
    Sesi interaktif ini memberi kesempatan peserta mendiskusikan materi yang belum dipahami, sehingga pembelajaran menjadi lebih mendalam dan relevan dengan kebutuhan.
  5. Brainstorming
    Peserta dilibatkan dalam kegiatan pemecahan masalah secara kreatif, mencari ide-ide baru, serta menemukan solusi praktis yang bisa diterapkan dalam dunia kerja nyata.
  6. Ice Breaking
    Untuk menjaga semangat dan konsentrasi, trainer menyelipkan aktivitas ringan yang menyegarkan suasana. Metode ini membuat suasana pelatihan lebih cair, energik, dan menyenangkan.
  7. Studi Kasus
    Peserta diberikan contoh nyata dari situasi yang sering dihadapi seorang Profesional di tiap bidang terkait. Dari sini, peserta dilatih untuk menganalisis masalah, mengambil keputusan, dan menerapkan strategi yang tepat.

Dengan kombinasi metode pembelajaran tersebut, setiap peserta akan mendapatkan pengalaman belajar yang aktif, praktis, dan aplikatif, sehingga siap menjadi seorang yang profesional dan kompeten.

 

8. Instruktur Pemateri Pelatihan

 

8.1. Belajar Langsung dari Praktisi Berpengalaman

Pelatihan ini dibawakan oleh trainer profesional dan praktisi berpengalaman yang telah lama berkecimpung di dunia training dan sertifikasi. Dengan jam terbang tinggi, mereka tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memahami kondisi nyata di lapangan.

8.2. Materi yang Relevan dan Aplikatif

Setiap pemateri menghadirkan pembelajaran yang praktis, penuh insight, dan langsung dapat diterapkan. Peserta akan mendapatkan tips, strategi, hingga best practice yang terbukti sukses di dunia kerja.

8.3. Pendekatan Personal & Interaktif

Para pemateri tidak hanya “mengajar”, tetapi juga menjadi coach dan mentor yang siap membimbing peserta. Melalui diskusi, studi kasus, hingga simulasi nyata, peserta akan dilatih untuk berpikir kritis, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan sebagai seorang praktisi profesional

8.4. Dibimbing oleh Ahli yang Kredibel

Dengan latar belakang akademis dan pengalaman profesional yang mumpuni, pemateri kami menjamin proses pembelajaran yang bermutu, inspiratif, dan menyenangkan.

 

9. Investasi Pelatihan Pelita Training

Mengikuti program Training dan Pelatihan Partial Discharge adalah sebuah investasi berharga untuk meningkatkan kompetensi dan membuka peluang karir di dunia profesional. Besaran biaya pelatihan tentu dapat menyesuaikan dengan beberapa faktor, seperti durasi pelatihan, jumlah peserta, metode yang dipilih, serta lokasi penyelenggaraan. Berikut adalah gambaran umum anggaran investasi pelatihan:

 

9.1. Pelatihan di Dalam Negeri

  1. Metode Tatap Muka
  • Public Training: mulai dari Rp 4.500.000 – 9.200.000
  • Inhouse Training: mulai dari Rp 1.200.000 per peserta

2. Metode Daring (Online Training)

  • Public Training: mulai dari Rp. 3.750.000
  • Inhouse Training: mulai dari Rp 550.000 per peserta

9.2. Pelatihan di Luar Negeri

  • Malaysia & Thailand: mulai dari Rp 17.000.000
  • Singapura: mulai dari Rp. 18.000.000
  • Hongkong: mulai dari Rp 25.000.000

Selain itu, kami juga membuka peluang penyelenggaraan pelatihan di berbagai negara lain seperti Belanda, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Inggris, Spanyol, dan destinasi internasional lainnya.

 

10. Fasilitas Pelatihan Pelita Training 

PT Pelita Dewantara Educare menyediakan Fasilitas Lengkap Training  yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang nyaman, profesional, dan berkesan. Setiap peserta dapat memilih layanan sesuai kebutuhan, baik Public Training maupun Private Training (tatap muka), dengan fleksibilitas penyesuaian bagi individu, instansi, maupun perusahaan.

Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas eksklusif, antara lain:

  1. 2x Coffee Break + 1 Lunch setiap hari untuk menjaga energi dan konsentrasi.
  2. 2 Hari Pelatihan intensif dengan materi aplikatif dan berbobot.
  3. Bimbingan langsung dari Expert Trainer berpengalaman di bidangnya masing-masing.
  4. Sertifikat resmi pelatihan sebagai bukti kompetensi profesional.
  5. Perlengkapan pelatihan (ATK) untuk mendukung kegiatan belajar.
  6. Backpack eksklusif yang nyaman dan stylish.
  7. Modul pelatihan lengkap (hardcopy & soft copy) agar mudah dipelajari kembali.
  8. Souvenir menarik sebagai kenang-kenangan berharga.
  9. Dokumentasi kegiatan (hardcopy & soft copy) sebagai arsip dan portofolio peserta.
  10. Transportasi selama pelatihan jika dibutuhkan, khusus untuk mendukung mobilitas dengan lebih nyaman.

Dengan fasilitas yang lengkap ini, kami memastikan peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktis, tetapi juga pengalaman berharga yang menunjang perjalanan karier sebagai Karyawan Partial Discharge.

11. Informasi Pendaftaran Training 

Segera ambil kesempatan untuk meningkatkan kompetensi Anda sebagai Karyawan Profesional yang berpengalaman. Dapatkan informasi detail mengenai biaya, jadwal, dan paket pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Hubungi segera Tim Marketing PT Pelita Dewantara Educare di 0812-1115-1138 dan tingkatkan peluang karir terbaik Anda sekarang juga.

Related Posts