Blog Details

TRAINING DISASTER RECOVERY PLANNING

TRAINING DISASTER RECOVERY PLANNING

TRAINING DISASTER RECOVERY PLANNING

 

1. Pengertian dan Deskripsi Training Disaster Recovery Planning

Training Disaster Recovery Planning (DRP) adalah program pelatihan yang dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam merencanakan, mengembangkan, dan mengelola strategi pemulihan bencana bagi organisasi. Pelatihan ini menekankan pentingnya kesiapan organisasi dalam menghadapi gangguan operasional, baik yang bersifat teknologi, bencana alam, maupun insiden yang tidak terduga. Peserta akan belajar mengenai identifikasi risiko, analisis dampak bisnis, penyusunan rencana pemulihan, implementasi prosedur darurat, hingga pengujian dan pemeliharaan rencana tersebut secara berkala. Dengan mengikuti training ini, organisasi dapat meminimalkan kerugian, memastikan kelangsungan operasional, serta mempercepat proses pemulihan setelah terjadinya bencana. Training DRP cocok bagi profesional TI, manajer operasional, dan staf yang bertanggung jawab terhadap keamanan data dan kelangsungan bisnis.

TRAINING DISASTER RECOVERY PLANNING
TRAINING DISASTER RECOVERY PLANNING

 

2. Tujuan dan Manfaat Mengikuti Training Disaster Recovery Planning

 

  1. Memahami konsep DRP – Peserta akan mengerti prinsip dasar perencanaan pemulihan bencana dan pentingnya kesiapan organisasi.
  2. Mengidentifikasi risiko dan potensi bencana – Membantu peserta mengenali berbagai ancaman terhadap operasional bisnis, termasuk gangguan sistem, bencana alam, atau insiden tak terduga.
  3. Mampu melakukan analisis dampak bisnis (Business Impact Analysis) – Menentukan prioritas proses dan sumber daya yang kritis bagi kelangsungan organisasi.
  4. Menyusun rencana pemulihan bencana – Memberikan kemampuan untuk membuat strategi pemulihan yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
  5. Meningkatkan kesiapan operasional – Membantu organisasi menghadapi gangguan operasional dengan lebih cepat dan efisien.
  6. Meminimalkan kerugian dan downtime – Menjamin proses pemulihan lebih terstruktur sehingga mengurangi dampak finansial maupun reputasi.
  7. Meningkatkan kesadaran tim terhadap keamanan dan kontinuitas bisnis – Menumbuhkan budaya kesiapsiagaan di seluruh level organisasi.
  8. Menguasai prosedur pengujian dan pemeliharaan DRP – Peserta belajar bagaimana menguji, mengevaluasi, dan memperbarui rencana pemulihan secara berkala.
  9. Meningkatkan kepercayaan stakeholder – Dengan adanya DRP yang terstruktur, organisasi menunjukkan profesionalisme dan komitmen terhadap kontinuitas bisnis.
  10. Memperkuat kemampuan pengambilan keputusan saat krisis – Membekali peserta dengan skill untuk menanggapi situasi darurat secara cepat, tepat, dan terkontrol.

3. Outline Materi Pelatihan Disaster Recovery Planning

  1. Pendahuluan
    1.1. Pengertian Disaster Recovery Planning (DRP)
    1.2. Tujuan dan manfaat DRP bagi organisasi
    1.3. Hubungan DRP dengan Business Continuity Planning (BCP)

  2. Identifikasi Risiko dan Ancaman
    2.1. Jenis-jenis bencana yang dapat mengganggu operasional
    2.2. Risiko teknologi, bencana alam, dan insiden manusia
    2.3. Teknik identifikasi risiko

  3. Analisis Dampak Bisnis (Business Impact Analysis – BIA)
    3.1. Pengertian dan tujuan BIA
    3.2. Identifikasi proses dan aset kritis
    3.3. Penentuan prioritas pemulihan

  4. Penyusunan Rencana Pemulihan Bencana
    4.1. Struktur dan komponen DRP
    4.2. Strategi pemulihan sistem dan data
    4.3. Prosedur komunikasi darurat

  5. Implementasi dan Pelaksanaan DRP
    5.1. Tugas dan tanggung jawab tim DRP
    5.2. Penjadwalan latihan dan simulasi bencana
    5.3. Dokumentasi dan kontrol versi rencana

  6. Pengujian dan Pemeliharaan Rencana
    6.1. Metode pengujian DRP (tabletop exercise, full-scale test)
    6.2. Evaluasi hasil pengujian
    6.3. Pembaruan dan pemeliharaan rencana

  7. Studi Kasus dan Latihan Simulasi
    7.1. Analisis studi kasus kegagalan DRP
    7.2. Simulasi skenario bencana
    7.3. Diskusi dan pembelajaran dari hasil simulasi

  8. Kesimpulan dan Rekomendasi
    8.1. Ringkasan pembelajaran
    8.2. Strategi penguatan kesiapsiagaan organisasi
    8.3. Tindak lanjut setelah pelatihan

4. Siapa Saja Peserta yang Membutuhkan Pelatihan Disaster Recovery Planning

Peserta yang membutuhkan pelatihan Disaster Recovery Planning :

  1. Manajer TI (IT Manager) – Bertanggung jawab atas infrastruktur teknologi dan sistem informasi organisasi.
  2. Staf TI / System Administrator – Yang mengelola server, jaringan, dan data penting organisasi.
  3. Manajer Operasional – Untuk memastikan kelangsungan proses bisnis saat terjadi gangguan.
  4. Manajer Risiko / Risk Officer – Membantu dalam identifikasi risiko dan perencanaan mitigasi.
  5. Tim Keamanan Informasi / Cyber Security – Untuk mengantisipasi risiko kehilangan atau kerusakan data akibat serangan siber.
  6. Manajer Proyek / Project Manager – Agar proyek kritis dapat tetap berjalan saat terjadi bencana.
  7. Staf Administrasi dan Pendukung Bisnis – Yang terlibat langsung dalam pemulihan proses operasional.
  8. Manajemen Puncak (Top Management / Direksi) – Agar memahami pentingnya DRP dalam pengambilan keputusan strategis.
  9. Tim Audit Internal – Untuk memastikan rencana pemulihan sesuai standar dan regulasi.
  10. Pihak terkait lain yang terlibat dalam kontinuitas bisnis – Seperti vendor penting atau konsultan eksternal.

5. Tempat dan Waktu Pelaksanaan Pelatihan Disaster Recovery Planning

 

5.1. Tempat Pelatihan Training Disaster Recovery Planning

Untuk Anda yang memilih Public Training, kami menyelenggarakan pelatihan di berbagai kota besar di Indonesia maupun luar negeri. Beberapa di antaranya adalah Palembang, Lampung, Batam, Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Magelang, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Balikpapan, Makassar, Manado, hingga Jayapura. Bahkan, kami juga telah membuka kelas di Malaysia, Singapura, Thailand, dan Hongkong.

Kenyamanan dan fokus peserta menjadi prioritas kami. Karena itu, seluruh sesi pelatihan dilaksanakan di hotel berbintang minimal bintang 3, bekerja sama dengan jaringan hotel ternama seperti Santika Indonesia Hotel & Resort, Aston Hotels & Resorts, dan PHM Hospitality. Dengan suasana pelatihan yang nyaman, peserta dapat lebih maksimal menyerap materi dari trainer berpengalaman.

Bagi perusahaan atau instansi yang menginginkan program lebih eksklusif, tersedia pilihan Inhouse Training. Tim kami siap datang ke lokasi Anda di seluruh Indonesia, dengan biaya yang fleksibel sesuai anggaran, jumlah peserta, durasi, serta lokasi pelatihan.

 

5.2. Waktu Pelaksanaan Training Disaster Recovery Planning

Program sertifikasi ini dirancang agar efisien sekaligus efektif. Pelatihan biasanya berlangsung selama 2 hari penuh, masing-masing 8 jam per hari, baik untuk sesi tatap muka maupun online. Namun, jadwal tetap fleksibel—bisa menyesuaikan kebutuhan dan ketersediaan peserta. Untuk kemudahan, kami juga menyediakan pilihan tanggal pelaksanaan setiap minggu.

JanuariFebruari MaretApril
16 -17 Januari13 – 14 Februari5 – 6 Maret24 – 25 April
MeiJuniJuliAgustus
21 – 22 Mei11 – 12 Juni16 – 17 Juli20 – 21 Agustus
SeptemberOktober November Desember
17 – 18 September8 – 9 Oktober12 – 13 November17 – 18 Desember

Dengan format yang terstruktur, trainer yang profesional, serta lokasi yang representatif, sertifikasi ini menjadi langkah tepat untuk meningkatkan kompetensi, kredibilitas, dan peluang karir Anda di dunia kerja.

Kami juga memahami bahwa setiap peserta maupun perusahaan memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu, kami menyediakan fleksibilitas penjadwalan. Peserta dapat memilih dari jadwal reguler yang tersedia setiap minggu, atau mengajukan request khusus untuk penyesuaian tanggal maupun durasi pelatihan. Baik dalam bentuk Public Training maupun Inhouse Training, kami siap memfasilitasi agar pelatihan berjalan sesuai kebutuhan Anda, sehingga pembelajaran tetap efektif, nyaman, dan memberikan hasil maksimal.

 

6. Jenis Pelatihan Disaster Recovery Planning

Untuk memudahkan peserta, program Training Disaster Recovery Planning kami hadir dalam berbagai pilihan yang fleksibel. Ada dua jenis layanan utama yang bisa Anda pilih, yaitu Public Training dan Inhouse Training. Dari masing-masing layanan tersebut, tersedia pula dua metode pelatihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan:

 

6.1. Tatap Muka (In-Class Training)

Peserta mengikuti pelatihan langsung bersama trainer dalam satu ruangan. Kelebihan metode ini adalah interaksi yang lebih intens, diskusi lebih mendalam, serta suasana belajar yang kondusif. Seluruh pelatihan tatap muka kami selenggarakan dengan SOP terbaik, sehingga peserta tetap merasa aman dan nyaman.

6.2. Daring (Online Training)

Bagi peserta yang ingin lebih praktis, tersedia metode pelatihan secara online melalui platform Zoom Meeting. Dengan metode ini, peserta tetap bisa berinteraksi langsung dengan trainer, tanpa perlu datang ke lokasi. Dengan kombinasi tersebut, Anda memiliki 4 pilihan jenis pelatihan:

  1. Public Training Tatap Muka
  2. Public Training Daring (Online)
  3. Inhouse Training Tatap Muka
  4. Inhouse Training Daring (Online)

Fleksibilitas ini memungkinkan Anda memilih format yang paling sesuai dengan waktu, kebutuhan, dan kenyamanan, tanpa mengurangi kualitas pembelajaran maupun hasil sertifikasi.

 

7. Metode Pelatihan Pelita Training 

Agar proses pelatihan berjalan interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami, program Training Disaster Recovery Planning ini kami dirancang dengan berbagai metode pembelajaran yang variatif. Setiap metode memiliki tujuan dan manfaat yang saling melengkapi, sehingga peserta bisa mendapatkan pengalaman belajar yang maksimal. Berikut penjelasannya:

  1. Diskusi
    Peserta diajak untuk aktif bertukar pikiran dan pengalaman. Dengan diskusi, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga dapat belajar dari perspektif orang lain.
  2. Coaching
    Trainer memberikan arahan dan bimbingan personal untuk membantu peserta menemukan solusi atas tantangan yang dihadapi, sekaligus mengembangkan keterampilan kepemimpinan sebagai seorang profesional.
  3. Presentasi
    Peserta dilatih untuk menyampaikan ide atau informasi secara jelas dan percaya diri. Keterampilan ini sangat penting bagi peserta saat memimpin sebuah tim dan berinteraksi dengan banyak orang.
  4. Tanya Jawab
    Sesi interaktif ini memberi kesempatan peserta mendiskusikan materi yang belum dipahami, sehingga pembelajaran menjadi lebih mendalam dan relevan dengan kebutuhan.
  5. Brainstorming
    Peserta dilibatkan dalam kegiatan pemecahan masalah secara kreatif, mencari ide-ide baru, serta menemukan solusi praktis yang bisa diterapkan dalam dunia kerja nyata.
  6. Ice Breaking
    Untuk menjaga semangat dan konsentrasi, trainer menyelipkan aktivitas ringan yang menyegarkan suasana. Metode ini membuat suasana pelatihan lebih cair, energik, dan menyenangkan.
  7. Studi Kasus
    Peserta diberikan contoh nyata dari situasi yang sering dihadapi seorang Profesional di tiap bidang terkait. Dari sini, peserta dilatih untuk menganalisis masalah, mengambil keputusan, dan menerapkan strategi yang tepat.

Dengan kombinasi metode pembelajaran tersebut, setiap peserta akan mendapatkan pengalaman belajar yang aktif, praktis, dan aplikatif, sehingga siap menjadi seorang yang profesional dan kompeten.

 

8. Instruktur Pemateri Pelatihan

 

8.1. Belajar Langsung dari Praktisi Berpengalaman

Pelatihan ini dibawakan oleh trainer profesional dan praktisi berpengalaman yang telah lama berkecimpung di dunia training dan sertifikasi. Dengan jam terbang tinggi, mereka tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memahami kondisi nyata di lapangan.

8.2. Materi yang Relevan dan Aplikatif

Setiap pemateri menghadirkan pembelajaran yang praktis, penuh insight, dan langsung dapat diterapkan. Peserta akan mendapatkan tips, strategi, hingga best practice yang terbukti sukses di dunia kerja.

8.3. Pendekatan Personal & Interaktif

Para pemateri tidak hanya “mengajar”, tetapi juga menjadi coach dan mentor yang siap membimbing peserta. Melalui diskusi, studi kasus, hingga simulasi nyata, peserta akan dilatih untuk berpikir kritis, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan sebagai seorang praktisi profesional

8.4. Dibimbing oleh Ahli yang Kredibel

Dengan latar belakang akademis dan pengalaman profesional yang mumpuni, pemateri kami menjamin proses pembelajaran yang bermutu, inspiratif, dan menyenangkan.

 

9. Investasi Pelatihan Pelita Training

Mengikuti program Training dan Pelatihan Disaster Recovery Planning adalah sebuah investasi berharga untuk meningkatkan kompetensi dan membuka peluang karir di dunia profesional. Besaran biaya pelatihan tentu dapat menyesuaikan dengan beberapa faktor, seperti durasi pelatihan, jumlah peserta, metode yang dipilih, serta lokasi penyelenggaraan. Berikut adalah gambaran umum anggaran investasi pelatihan:

 

9.1. Pelatihan di Dalam Negeri

  1. Metode Tatap Muka
  • Public Training: mulai dari Rp 4.500.000 – 9.200.000
  • Inhouse Training: mulai dari Rp 1.200.000 per peserta

2. Metode Daring (Online Training)

  • Public Training: mulai dari Rp. 3.750.000
  • Inhouse Training: mulai dari Rp 550.000 per peserta

9.2. Pelatihan di Luar Negeri

  • Malaysia & Thailand: mulai dari Rp 17.000.000
  • Singapura: mulai dari Rp. 18.000.000
  • Hongkong: mulai dari Rp 25.000.000

Selain itu, kami juga membuka peluang penyelenggaraan pelatihan di berbagai negara lain seperti Belanda, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Inggris, Spanyol, dan destinasi internasional lainnya.

 

10. Fasilitas Pelatihan Pelita Training 

PT Pelita Dewantara Educare menyediakan Fasilitas Lengkap Training  yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang nyaman, profesional, dan berkesan. Setiap peserta dapat memilih layanan sesuai kebutuhan, baik Public Training maupun Private Training (tatap muka), dengan fleksibilitas penyesuaian bagi individu, instansi, maupun perusahaan.

Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas eksklusif, antara lain:

  1. 2x Coffee Break + 1 Lunch setiap hari untuk menjaga energi dan konsentrasi.
  2. 2 Hari Pelatihan intensif dengan materi aplikatif dan berbobot.
  3. Bimbingan langsung dari Expert Trainer berpengalaman di bidangnya masing-masing.
  4. Sertifikat resmi pelatihan sebagai bukti kompetensi profesional.
  5. Perlengkapan pelatihan (ATK) untuk mendukung kegiatan belajar.
  6. Backpack eksklusif yang nyaman dan stylish.
  7. Modul pelatihan lengkap (hardcopy & soft copy) agar mudah dipelajari kembali.
  8. Souvenir menarik sebagai kenang-kenangan berharga.
  9. Dokumentasi kegiatan (hardcopy & soft copy) sebagai arsip dan portofolio peserta.
  10. Transportasi selama pelatihan jika dibutuhkan, khusus untuk mendukung mobilitas dengan lebih nyaman.

Dengan fasilitas yang lengkap ini, kami memastikan peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktis, tetapi juga pengalaman berharga yang menunjang perjalanan karier sebagai Karyawan Disaster Recovery Planning Profesional.

 

11. Informasi Pendaftaran Training 

Segera ambil kesempatan untuk meningkatkan kompetensi Anda sebagai Karyawan Profesional yang berpengalaman. Dapatkan informasi detail mengenai biaya, jadwal, dan paket pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Hubungi segera Tim Marketing PT Pelita Dewantara Educare di 0812-1115-1138 dan tingkatkan peluang karir terbaik Anda sekarang juga.

Related Posts