Blog Details

TRAINING INSTRUMENT CONTROL AND SAFETY

SERTIFIKASI TRAINING INSTRUMENT CONTROL AND SAFETY JAKARTA

TRAINING INSTRUMENT CONTROL AND SAFETY

1. Pengertian dan Deskripsi Training Instrument Control and Safety

Training Instrument Control and Safety adalah program pelatihan yang dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai sistem instrumentasi, pengendalian proses, dan aspek keselamatan yang diterapkan dalam berbagai industri proses seperti minyak dan gas, petrokimia, pembangkit listrik, manufaktur, dan industri lainnya. Pelatihan ini membahas prinsip kerja instrumen pengukuran, sistem kontrol otomatis, pengoperasian perangkat instrumentasi, serta penerapan sistem keselamatan untuk menjaga keandalan dan keamanan proses industri. Peserta akan mempelajari berbagai jenis instrumen seperti pressure transmitter, flow meter, level transmitter, temperature sensor, control valve, PLC, DCS, hingga Safety Instrumented System (SIS). Selain itu, pelatihan ini juga membahas identifikasi bahaya, analisis risiko, standar keselamatan industri, dan teknik mitigasi risiko yang berkaitan dengan sistem kontrol. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami cara mengoperasikan, memelihara, dan mengelola sistem instrumentasi dan kontrol secara aman dan efektif untuk mendukung kelancaran operasi industri serta mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan gangguan proses produksi.

SERTIFIKASI TRAINING INSTRUMENT CONTROL AND SAFETY JAKARTA

2. Tujuan dan Manfaat Mengikuti Training Instrument Control and Safety

  1. Memahami konsep dasar instrumentasi dan sistem kontrol industri.
  2. Mengenal berbagai jenis instrumen pengukuran dan fungsi penggunaannya.
  3. Memahami prinsip kerja sistem kontrol otomatis dalam proses industri.
  4. Meningkatkan kemampuan dalam mengoperasikan dan memelihara instrumen proses.
  5. Memahami konsep keselamatan pada sistem instrumentasi dan kontrol.
  6. Mengenal Safety Instrumented System (SIS) dan penerapannya.
  7. Meningkatkan kemampuan identifikasi bahaya dan analisis risiko proses.
  8. Memahami standar keselamatan yang berlaku dalam industri proses.
  9. Mendukung peningkatan keandalan, efisiensi, dan keselamatan operasional.
  10. Meningkatkan kompetensi profesional di bidang instrumentasi, kontrol, dan keselamatan industri.

 

3. Outline Materi Pelatihan Instrument Control and Safety

1. Dasar-Dasar Instrumentasi Industri

1.1 Pengertian dan fungsi instrumentasi
1.2 Peran instrumentasi dalam industri proses
1.3 Sistem pengukuran dan kontrol
1.4 Terminologi dasar instrumentasi

2. Instrumen Pengukuran Proses

2.1 Pengukuran tekanan (pressure measurement)
2.2 Pengukuran temperatur (temperature measurement)
2.3 Pengukuran aliran (flow measurement)
2.4 Pengukuran level (level measurement)
2.5 Kalibrasi instrumen pengukuran

3, Sistem Kontrol Proses

3.1 Konsep dasar kontrol proses
3.2 Open loop dan closed loop control
3.3 PID Controller
3.4 Distributed Control System (DCS)
3.5 Programmable Logic Controller (PLC)

4. Final Control Element

4.1 Control valve dan aktuator
4.2 Positioner dan aksesori control valve
4.3 Pemilihan control valve
4.4 Troubleshooting control valve

5. Instrument Safety System

5.1 Konsep keselamatan dalam sistem kontrol
5.2 Safety Instrumented System (SIS)
5.3 Safety Integrity Level (SIL)
5.4 Emergency Shutdown System (ESD)

6. Identifikasi Bahaya dan Analisis Risiko

6.1 Hazard Identification (HAZID)
6.2 Hazard and Operability Study (HAZOP)
6.3 Risk Assessment
6.4 Risk Mitigation Strategy

7. Operasi dan Pemeliharaan Sistem Instrumentasi

7.1 Preventive maintenance instrumen
7.2 Predictive maintenance
7.3 Troubleshooting instrumen dan sistem kontrol
7.4 Dokumentasi dan pelaporan teknis

8. Studi Kasus dan Praktik Lapangan

8.1 Analisis sistem kontrol industri
8.2 Simulasi pengoperasian instrumen
8.3 Studi kasus kegagalan sistem kontrol
8.4 Evaluasi dan pembahasan implementasi keselamatan proses

4. Siapa Saja Peserta yang Membutuhkan Training Instrument Control and Safety

  1. Instrument Engineer dan Instrument Technician.
  2. Control System Engineer.
  3. Electrical Engineer dan Electrical Technician.
  4. Maintenance Engineer dan Maintenance Supervisor.
  5. Process Engineer.
  6. Operator produksi dan operator plant.
  7. HSE Officer dan Safety Engineer.
  8. Supervisor operasional dan supervisor pemeliharaan.
  9. Project Engineer yang terlibat dalam instalasi dan commissioning sistem kontrol.
  10. Profesional di industri minyak dan gas, petrokimia, pembangkit listrik, manufaktur, dan industri proses lainnya yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang instrumentasi, kontrol, dan keselamatan industri.

Related Posts